menghargai Rasulullah…
siapa Rasulullah SAW? manusia paling agung, paling bertaqwa, paling sabar, paling berkasih sayang, paling pemurah, paling pemaaf di sepanjang zaman… siapa yang menjadi pendampingnya? tentulah manusia yang juga luarbiasa, wanita pilihan Tuhan. Sydtna Khadijah, r.a, wanita tangguh luarbiasa, pengorbanannya atas segala apa yang ia miliki demi cintanya pada Allah dan RasulNya. kekuatan hati seorang Siti Khadijah melebihi 3x kuatnya seorang hati lelaki biasa. bahkan ketika beliau akan wafat, beliau berpesan kepada para sahabat, agar kalaulah nanti diperlukan alat-alat untuk membntu perjuangan Islam, ia membolehkan tulang-tulangnya digunakan untuk hal itu.. canggihnya pengorbanan yang seperti ini..kita? cinta antara Rasulullah dan Siti Khadijah bukan macam cinta antara sepsang suami istri biasa yg bukan Nabi ataupun Rasul, atapun wali Allah. tetapi cinta yang berdasarkan Tuhan dan ada cita-cita besar kepada perjuangan Islam, mereka menikah bukan kerna tuntunan nafsu, tetapi demi untuk melanjutkan bara api islam agar tetap terjaga dan kemudian lahirlah anak-anak yang suci dari dua orang manusia pilihan Tuhan, yang akan melanjutkan perjuangan kedua orang tuanya.
karena cinta atas dasar Tuhan itulah, Rasulullah sanggup menikahi janda-janda tua, dan berpoligami dengan beberapa wanita. bukan kerna nafsu! sangat jahatnya kita ni kalau kita beranggapan Rasulullah menikah dengan beberapa wanita adalah kena nafsu. artinya kita telah meremehkn wakil Tuhan. Nabi Allah. ntah bagaimanalah cara kita bertaubat, kalau sudah orang Tuhan yang dihina. karna kalau sudah begitu, bukan hanya kita tlah menghina Rasulullah, tapi kita telah menyatakan perang dengan Tuhan, ya kan? kerna Rasulullah kekasih Allah, siapa yang menghinanya b’arti menghina Allah, siapa yang membelanya, b’arti membela Allah. bukan masalah poligami atau tidaknya yang patut kita pertikaikan, sangatlah rugi apabila kita bertikai sesama kita umat Islam, karena 1 hal kecil aj. poligami kan hanya satu cabang daripada hukum hakam yang ada dalam islam. yang patut kita besarkan adalah Tuhan yang punya Agama ini, Allah Ta’ala, yang patut kita kampanyekan adalah bagaimana agar kita dapat cintakan Allah dan Rasul, bagaimana Islam yang indah dengan hiasan kasih sayang… sungguh kita rugi betul membuang2 masa u hal yang ga berfaedah, apalah lagi kalau ia sampai jatuh pada dosa, rugi 2x….
poligami tak poligami, bukan itu masalahnya. tapi apakah dengan berpoligami atau tidak, dari situ, mana yang dengan salah satu cara tsb kita bisa dapat Tuhan. adil dalam Islam bukan bagi rata. adil itu meletakkan sesuatu pada tempatnya. dan keadilan yang tertinggi, yang patut kita tuntut pada diri kita ataupun org lain,adalah keadilan pada Tuhan. kita meletakkan Tuhan di tempat yang setingggi-tingginya di dalam hati kita. itu baru adil namanya!
jadi, kalaupun kita tidak setuju dengan poligami, ya sudah, tak perlu kita besar2kan, cukuplah untuk diri kita sendiri. tapi janganlah sampai kita juga menjadi penentang poliami, kerana syariat Tuhan. Tuhan mengizinkan dengan syarat2 dan kondisi tertentu. tidak semua orang sangup poligami. tetapi siapa yang berpoligami, terutamanya wanitanya, ia mendapat jaminan syurga Tuhan. kerna ia telah mampu meletakkan Tuhan di atas suaminya. itu wanita hebat. adapun kelebihan poligami, apabila salah seorang madu org yang berpoligami tersebut berbuat kebaikan, madu2 yng lain akan mendapat kebaikan juga dari pahala madunya tersebut. sebenarnya yang ada dalam Islam itu amatlah Indah, krana ia berasal dari Tuhan dan sesuai dengan fitrah manusia. ini terpulang kepada sjauh mana Islam kita dan sejauh mana hati kita terkait dengan Tuhan. oleh karna itu, carilah mursyid.
tulisan ini sy buat bukan karna ingin mendukung atau menentang salah satu pihak, tapi hanya krn ingin mengajak kita bersama untuk sangat menjaga adab kita pada Rasulullah SAW, manusia paling berjasa dalam hidup kita… mari kita perjuangkan Tuhan, atas dasar cinta dan takut denganNya..
maaf lahir batin…