mon mursyid, mon mari et moi
Monday, December 3rd, 2007alhmdh..terimakasih Tuhan, trimakasi guruku,,
27 oktober lalu bermula satu kehidupan baru buatku. aku mendapat hadiah besar dari Tuhan walaupun aku sebagai hambaNya, ga pernah bagi hadiah apa2 kepadaNya
ada seseorang yang sudi menikah denganku karena ketaatannya pada Allah, Rasul dan Pemimpin Yang Bertaqwa. redha menerima apa yang orang lain belum tentu mau menerimanya.
terasa sekali, dengan adanya kawan menjadikan adanya pemangkin untuk sama2 menagih keredhaan Tuhan. tapi walau begitu, syukurku pada Tuhan masih rendah lagi. ibadahku makin lalai…
rumah tangga syurga sebelum syurga..bagaikan rumah tangga Rasullullah, rumah tangga Abuya Ashaari Muhammad AtTamimi..
rumah tangga yang berlandaskan Tuhan. tujuan, dan penguat rumah tangga adalah Tuhan. Tuhan sama2 dicintai, suami & istri saling mengasihi beralaskan iman terhadap Allah & RasulNya..
memang telah datang kepada kita seorang utusan Tuhan yang amat dalam kasih sayangNya, amat perhatian dengan keimanan dan keselamatan kita dunia & akhirat.. diberinya kita suami/istri penyejuk dan pendidik jiwa. menikah bukan bersenang-senang saja. hiburan memang ada, tapi didikan kepada jiwa lebih ditebalkan. menikah untuk meraih cinta Tuhan. kalau sudah dapat cinta Tuhan, maka terjadilah cinta mencintai antara Tuhan dengan hamba. dengan Tuhan kita bercinta, dengan suami / istri kita berkasih sayang.
Ya Allah alangkah indahnya…
terimakasih mursyidku… terimakasih wahai suami yang Allah bagi untukku…
"wahai guruku tawadhu’mu ketara, meskipun ia rahasia..namun orang akan tahu juga, cirimu jelas bukan direka-reka..ampunkanlah wahai guruku, kesilapan anak-anakmu..moga terhindar dari neraka, menjejaki pintu syurga bersamamu.."